Selasa, 14 September 2010

BAJAJJ !!!

cerita ini masih hanyalah fiktif belaka,namun saya tentu saja masih membuat cerita ini berdasarkan sebuah peristiwa hahahaha.
Suatu hari di sebuah sekolah nan elite yang terkenal di pusat kota Jember, terlihat seorang pasang sahabat bodoh yang sedang bercanda tawa di ujung koridor. Sepasang sahabat itu bernama Siti dan Inem. Pertemanan mereka ini sangat aneh dan misterius. Kadang banyak orang tak menyangka bahwa mereka berteman. Karena banyak orang menganggap kepribadian mereka sama sekali bertolak belakang. Tapi apa daya kenyataan menyatukan mereka untuk berteman, yasudah lah.


...........................................................................................................

Setelah sekian lama berteman, dan bertemu kembali di kelas 3, sungguh hal yang sangat menggembirakan untuk mereka berdua.
Suatu hari setelah pulang sekolah si inem mengajak si siti untuk pulang bareng, dengan berjalan kaki (rumah ne si inem deket) tapi rumah ne siti jaaauuuuhhhhh banget 

"yauda deh jalan kaki, sekalian irit ongkos."kata si siti ,yang  emang lagi pengen nabung buat beli baju baju modis belakangan ini
"tapi makan dulu ya, di rumah gw gk ada makanan, soal ne emak gy males masak." lanjut si siti


"oke dah" kata si inem


setelah makan, mereka keluarm, 


byuuuuurrrrrrrrrrrrrrrrrrr berrrrrrrrrrrrrrrrrrr
ternyata hujan langsung menyambut mereka,
arghhhh apadaya harus menunggu sebentar.

tapi tiba -tiba si siti ingat bahwa ,emaknya selalu memasukkan payung ke dalam tasnya.
"ayok kita pake payung ajee."kata si siti
"daritadi kek sit."kata inem."eh gw naek oplet aje deh, bis ujan begini ribet klo jalan kaki, buecekkk."


"okelah" kata siti


lalu si inem pun pulang naek oplet dan dipayungi oleh si siti




setelah ditinggal, terjadi pertarungan batin di dalam hati si siti, apakah dia harus pulang naek oplet saja? atau naek bajaj saja???


mmmmmm, lalu oplet yang biasa dinaeki siti pun lewatm tapi ternyat penumpangnya sudah membludak hingga tak ada ruang lagi untuk dimasuki
akhirn apun tak jadi


hujan pun bertamabah deras, dan sisi dirinya yang mengatakan untuk naek bajaj pun semakin berteriak kencang


mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm


okeyyy, kata siti dalam hati, aku akan naek bajaj, dan kemudian bajaj yang merah warnanya itu pun datang
dan dengan senang hati siti pun naek ke dalam bajaj


setelah beberapa lama di dalam bajaj, dan belum sampai setengah perjalanan, 
langit terbuka, dan sinar mentari kembali bersinar, dan tumpahan air dari langit pun berhenti


WHATTTT????? hujan ne berhenti !!!!!!!!
grrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr


hati siti pun sangat kesal dan pulang ke rumah dengan cemberut, karna telah menghabiskan uang 15.000 dengan percuma :((((((((((






.../\...

Tidak ada komentar: